Pantang menyerah untuk masa depan. Semangat !!

Tips Mendaki Gunung Pemula

Sebagian besar ada golongan Manusia atau orang-orang yang menyukai Alam dengan tulus. Sampai akhirnya terbentuk sebuah organisasi Pecinta Alam yang cukup di gemari akhir-akhir ini. Baik itu di kalangan organisasi sekolah, kampus, atau di kalangan masyarakat. Karena bagi Pecinta alam, mencintai alam sama saja seperti bersyukur karena telah diberikan nikmat yang sempurna oleh Allah Swt melalui karya ciptaan-Nya yang sungguh luar biasa.

Artikel yang akan saya ulas kali ini adalah mengetahui mendaki gunung untuk pemula agar ketika nanti akan mendaki, kamu lebih berhati-hati dan melakukan persiapan yang cukup matang.

Menurut pengalaman pribadi. Banyak dari mereka yang masih newbie atau pemula dalam urusan mendaki gunung mempunyai motivasi yang sangat tinggi. Alasan pertama adalah karena ingin mencoba pengalaman baru dan yang kedua karena ingin berfoto-foto indahnya gunung. Untuk alasan yang kedua biasanya mereka tertarik karena postingan-postingan akun Instagram Pendaki yang selalu memberikan postingan keindahan di atas gunung. Hayooo, ada yang kayak begini juga ? 😀

Namun, kita juga harus tetap berhati-hati dan mengetahui wawasannya terlebih dahulu sebelum berangkat mendaki. Karena agar bisa sampai puncak bukanlah perkara yang mudah untuk di lakukan. Banyak rintangan dan godaan. Pastikan kamu baca sampai tuntas yaa.

Tips Mendaki Gunung Pemula Agar Selamat

Bagi orang-orang yang belum pernah mendaki sama sekali mungkin mereka tidak akan menyukai kegiatan extrim ini. Tetapi, apabila sudah satu kali mendaki mereka akan ketagihan berkali-kali. Karena mendaki gunung ini adalah kegiatan yang bisa dilaksanakan oleh siapapun. Baik itu Laki-laki, perempuan, anak-anak, orang tua dan sebagainya. Namun, harus tetap memiliki persiapan khusus yang cukup matang. Karena kita akan melewati alam bebas yang tidak di tinggali oleh manusia.

Perencanaan Lokasi Mendaki Gunung

Perencanaan mendaki

Memiliki perencaan yang bagus dan matang sangatlah di perlukan dan hukumnya wajib. Seperti perencaan lokasi gunung yang akan kita daki, rute pendakian yang akan kita lewati, jumlah orang atau pendaki, perkiraan jangka waktu mendaki. Karena hal-hal tersebut akan mempengaruhi perbekalan dan peratalan yang akan dipersiapkan oleh tim. Dan jangan lupa, pendaki yang baik selalu memperhatikan izin resmi. Seperti membeli tiket resmi agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Latihan Fisik Sebelum Mendaki

Hal sepele yang sering di lupakan para pendaki pemula adalah tidak melakukan latihan fisik dan mental sebelum mendaki. Padahal ini adalah hal yang sangat penting. Menjaga kebugaran agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan. Seperti pingsan karena tidak kuat untuk mendaki dan lain-lain.

Latihan Fisik Sebelum Mendaki

Minimal sebulan sebelum perencaan lokasi pendakian gunung, kamu sudah harus melakukan persipan untuk melatih fisik. Minimal melaksanakan olahraga rutin seperti jogging atau lari di pagi hari.

Membawa Barang Penting

Membawa Barang Penting

Mendaki bukanlah piknik atau liburan panjang. Gak akan mungkin kita menginap di gunung sampai berminggu-minggu. Jadi membawa barang yang terpenting adalah hal yang harus dilakukan. Apabila membawa barang yang cukup banyak. Hal tersebut akan menambah beban tas dan memperhambat pendakian.

Sesuaikan Ukuran Ransel (Carrier)

Persiapan yang tidak kalah pentingnya adalah carrier atau ransel besar merupakan perlengkapan utama yang wajib harus ada didalam pendakian. Ya, karena jika tidak membawa carrier tidak mungkin kita membawa peralatan-peralatan dengan tangan kosong.

Sesuaikan Ukuran Ransel (Carrier)

Sesuaikan ukuran carrier dengan tubuh kamu. Kapasitas standard carrier untuk laki-laki adalah 70L atau 60L + 10 dan kapasitas standard untuk pendaki perempuan adalah 60L atau 50L + 10. Namun, tidak begitu disarankan bagi laki-laki harus memakai kapasitas standard. Karena tentu saja tubuh manusia tidak semuanya sama. Ada yang kecil dan tinggi. Solusi terbaiknya adalah sesuaikan dengan postur tubuh dan kondisi badan kamu.

Memakai Sepatu Khusus Mendaki

Memakai Sepatu Khusus Mendaki

Hal ini juga termasuk yang sering dilupakan dan disepelekan oleh pemula. Mendaki berarti berjalan, kamu tidak akan mungkin mendaki gunung dengan sendal jepit atau swallow karena hal tersebut tidak bisa melindungi kaki. Perlindungan terhadap kaki juga harus benar-benar diperhatikan. Sepanjang perjalanan kaki harus tetap terlindungi dengan memakai sepatu hiking yang tepat agar kaki kamu bisa terlindungi selama pendakian berlangsung.

Membawa Perlengkapan P3K

Membawa Perlengkapan P3K

P3K adalah langkah atau pengobatan pertolongan pertama yang wajib dibawa ketika pendakian. Misalnya seperti obat sakit kepala, obat anti mabuk, minyak angin, minyak kayu putih, koyo dan obat-obat khusus bagi penderita penyakit tertentu.

Membawa Perlengkapan Memasak

Perlengkapan memasak dan makanan harus di bawa ketika mendaki. Bukan berarti kamu harus membawa semua peratalan memasak yang ada di dapur. Ingat, harus membawa barang yang terbaik agar mengurangi beban pada carrier.

Kamu bisa membawa kompor gas portable yang cukup praktis dan simpel dan jangan lupa membawa gas cadangan agar cukup untuk masak memasak.

Membawa Jas Hujan

Kenapa harus bawa jas hujan ke gunung? Mungkin ini yang sekian kalinya para pendaki melupakan hal yang wajib untuk dibawa. Curah hujan di perbukitan atau pergunungan cukup tinggi. Artinya, kamu harus melindungi tubuh dan perlengkapan yang kamu bawa. Gak mungkin dong, masa kamu nanti pas istirahat di puncak basah kuyup karena kehujanan.

Membawa Jas Hujan

Baiknya kamu berhenti terlebih dahulu atau bisa mendirikan tenda untuk berteduh sementara. Ohh iya, hindari pula penggunaan telepon atau gadget ketika hujan turun karena untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti misalnya petir dan lain-lain.

Peralatan Ibadah

Membawa peralatan ibadah juga sangat penting untuk diperhatikan. Ketika kamu mendaki, jangan sampai kamu melewatkan satu waktu untuk tidak melakukan ibadah seperti shalat. karena bagaimanapun, kita harus tetap menjaga ibadah kita dimanapun kita berada. Mendaki gunung adalah rasa syukur kita terhadap sang Maha Pencipta. Apabila kita tidak melaksanakan ibadah ketika mendaki gunung. Bukankah hal tersebut sia-sia?

Peralatan ibadah yang harus dibawa ala kadarnya saja yang penting bisa mengganti pakaian yang kotor atau terkena najis. Seperti sarung dan lain-lain.

Leave a Comment